Sponsors

Tampilkan postingan dengan label museum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label museum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Maret 2014

Nuansa Horor Di Museum Kesehatan Surabaya

Saat berkunjung ke Museum Kesehatan yang berada di Jalan Indrapura – Surabaya, ada suatu pengalaman yang cukup membuat bulu kuduk  Jelajah Nesia merinding.

Itu terjadi ketika sedang berada di salah satu ruangan museum.

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
  
Click :  Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban


Setelah membeli tiket , sebenarnya Jelajah Nesia ingin bisa ditemani oleh petugas museum yang sekaligus bisa memandu tentang koleksi museum. 



Namun karena petugas museum yang ada hanya  satu orang, sementara museum ini terdiri dari dari dua bangunan dengan beberapa ruangan dan saat itu sang petugas juga sedang sibuk memandu pengunjung di ruangan lainnya,  akhirnya Jelajah Nesia pun menikmati museum  itu tanpa pemandu.


Setelah menikmati benda-benda koleksi museum yang ada di  ruangan Sasana Sejarah Instansi kemudian berlanjut ke ruangan Sasana Peralatan Medis. Sesuai dengan namanya, di ruangan ini tersimpan koleksi berupa peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam dunia medis dan kedokteran.  


Koleksi di ruangan ini banyak yang merupakan benda – benda yang sudah kuno model dan bentuknya. Entah mengapa, berbeda dengan ruangan sasana sebelumnya, di ruangan ini sangat terasa sekali  aura dan nuansa yang sangat aneh laksana berada di dunia lain.


Bulu kuduk yang terus merinding  dan jantung yang berdetak lebih cepat seolah bisa merasakan aura dan nuansa yang terasa aneh itu. Saat berada di ruangan  ini, entah dari mana asalnya, secara perlahan kemudian tercium bau anyir yang amis.

Bau itu secara perlahan namun pasti kemudian terasa lebih kuat seperti ada sesuatu benda yang mengeluarkan bau amis itu berada dan mendekati Jelajah Nesia.

====================

Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini  :

Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban


Main Game = Dapat Dollars   


Instant Access To Get Freelancer Jobs 

Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter

Peluang Mendapatkan Dollar Via Internet 

Museum Santet Di Surabaya

Tips Memasang Iklan Di Blog 

Share Status di Fb/Twitter Dapat Komisi 


Click Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban


Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 

di Link berikut ini :

www.jelajah-nesia2.blogspot.com


Sambil menahan bau yang cukup membuat perut terasa mual itu, Jelajah  Nesia berusaha untuk tetap tenang dalam menikmati koleksi museum dan melanjutkan  ke ruangan Sasana Flora dan Fauna.Berada di ruangan yang menyimpan benda-benda dari satwa dan tanaman yang telah diteliti dan diawetkan ini pun bau amis itu seolah terus mengikuti.

Nuansa mistis juga terasa kuat di ruangan ini karena selain ruangannya lebih luas juga terdapat  banyak bilik kamar yang bersekat-sekat dan menjadi tempat untuk memajang koleksi. Bentuk ruangan di dalamnya dan gaya bangunan museum yang kuno terasa ikut mendukung suasana  dan nuansa mistis itu. 


Setelah selesai menikmati koleksi-koleksinya , Jelajah Nesia kemudian berpindah ke bangunan museum lainnya yang disana ada petugas yang  sedang menadu pengnjung lainnya.
Pada petugas itu, Jelajah Nesia  sampaikan pengalaman yang dialami di ruangan museum yang satunya. Rupanya petugas museum itupun sudah tanggap dan maklum dengan apa yang terjadi.



Menurut petugas yang bernama Husnan (32) , di ruangan museum  itu memang sering terjadi hal-hal  yang aneh dan bahkan sering juga terjadi penampakan hantu dan makhluk gaib lainnya. Ia mengaku cukup sering berjumpa dengan penampakan makhluk dari dunia lain itu di sana.


Di ruangan museum itulah yang  juga sering menjadi lokasi pengambilan gambar untuk acara televisi yang berkaitan dengan Dunia gaib dan supranatural . Saat pengambilan gambar itu juga kerap  terjadi penampakan makhluk gaib  dan hal-hal yang aneh lainnya.
  
 Ternyata  di Museum Kesehatan ini tak hanya menyimpan benda-benda tentang dunia medis dan kesehatan. Namun di dalamnya juga ‘ menyimpan ‘  makhluk-makhluk alam  gaib yang  menjadi  penghuni  ruangannya.


ReadMore...

Kamis, 26 Desember 2013

Koleksi Kain Bertuah Di Museum Kesehatan Surabaya


Lembaran kain ternyata tak hanya sebatas berfungsi sebagai sandang atau pemanis penampilan saja. Tetapi pada lembaran kain dengan jenis tertentu dan pada daerah terntentu pula, tenyata kain juga mempunyai fungsi lainnya. Selain sebagai pelindung diri dan keluarga untuk keselamatan dann  tolak bahaya, juga da kain yang berfungsi sebagai sarana menuju kesembuhan dari penyakit yang diderita.

Begitulah gambaran koleksi lembaran kain yang tak biasa di Museum Kesehatan dr. Adhyatma, MPH - Surabaya. Koleksi kain-kain itu ditempatkan dalam etalasa kaca pada ruangan Sasana Budaya dan Pengobatan Tradisional.


Sepintas tak ada yang istimewa dari penampilan kain-kain yang dilipat dengan rapi itu itu. tetapis setelah membaca lembaran informasi yang ada di dekatnya, ternyata ada yang sitimewa dengan  kain-kain yang berupa baju atau masih berupa lembaran kain itu.


Lihat saja kolkesi kain berupa selendang kuning yang didapat dari orang suku dayak di Kalimantan. Kain ini dipercaya untuk menolak balak atau penyakit.


Begitu pula kain yang digunakan oleh kepala Suku Dayak di Kalimantan dan diperoleh pada tahun 2005. Kain yang berhias manik-manik dan beraneka warna itu berguna untuk melindungi tubuh dari kekuatan yang bersifat kanuragan.

Pada koleksi lainnya ada baju yang terbuat dari kain batik ayng digabung secara perca (tambal) dari kain batik dengan berbagai motif. Sesuai dengan bahan pembuatnya, kain itu disebut dengan Batik Tambal . kain diperoleh dari Solo pada tahun 2010 dan berguna untuk menyembuhkan penyakit.


 Sedangkan koleksi baju dari kain Sasirangan di daerah Banjar - Kalimantan Selatan pada tahun 2005 dahulu berfungsi sebagai alat pengobatan tradisional di daerah tersebut. Kain itu diperoleh pada tahun 2005.


Ada juga koleksi lainnya berupa batik Kawung. Batik yang diperoleh pada tahun 2011 ini ternyata juga mempunyai makna filosofis tentang asal-usul dan kehidupan manusia. Sedangkan kain Bang Bintul / Poleng dari daerah bali dan diperoleh pada tahun 2011 biasanya digunakan pada tempat dan acara yang keramat dan sakral.  Kain ini cukup unik karena warnanya yang hitam - putih dengan pola seperti permainan catur.


 Koleksi lainnya menampilkan kain Ulos dari daerah Batak yang diperoleh pada tahun 2009 dan kain batik dengan motif Cakra ( Truntum ) yang diperoleh pada tahun 2011.Yang menarik, ada koleksi berupa baju kaos dengan gambar berupa cara pengobatan tradisional yang biasa dilakukan oleh masyarakat seperti kerokan, pijet-pijetan dan minum jamu gendong.


Keberadaan koleksi kain dari berbagai derah di nusantara ini menjadi salah satu daya tarik museum yang juga dikenal dengan nama Museum Santet ini.


====================

Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini  :

Instant Access To Get Freelancer Jobs 

Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter

Peluang Mendapatkan Dollar Via Internet 

Museum Santet Di Surabaya

Tips Memasang Iklan Di Blog 

Share Status di Fb/Twitter Dapat Komisi 

Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban


Click Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban


Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 

di Link berikut ini :

www.blogger.comblogspot.com


ReadMore...