Sponsors
Tampilkan postingan dengan label agar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agar. Tampilkan semua postingan
Rabu, 13 Agustus 2014
Cara Merawat Kulit Agar Kencang dan Sehat

Langkah Merawat Kulit Agar Kencang Dan Sehat
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk merawat kulit agar kencang dan sehat. Berikut ini langkah-langkah untuk merawat kulit gar kencang dan sehat:1. Beberapa problem kulit wajah seperti iritasi disebabkan oleh penggunaan moisturizer yang tidak sesuai dengan jenis kulit. Karena itu, jika Anda memiliki:
- kulit berminyak, gunakan lotion tanpa kandungan minyak atau oil free
- kulit kering, gunakan krim yang bertekstur padat dengan kandungan yang kaya akan air
- kulit sensitif, pilih produk tanpa kandungan wewangian (fragrance free).
2. Pilih pelembab yang sesuai dengan jenis kulit.
Sebaiknya Anda mencoba produk terlebih dahulu. Hindari area kulit wajah, sapukan produk sedikit di sisi leher agar dapat ditutupi dengan rambut jika mengalami reaksi. Apabila telah melewati tes selama 3 hari, berarti Anda dapat melanjutkan produk tersebut. Apabila produk memiliki kandungan yang mudah menyebabkan iritasi seperti retinol atau alpha hydroxy acids tetap menggunakan pembersih dasar tanpa antioksidan dan tidak menyebabkan pengelupasan.
3. Pilih tabir surya yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultra violet.
Sayangnya, menurut para ahli wanita sangat jarang menggunakan tabir surya yang cukup
sehingga kondisi kulit lebih cepat berkerut dan rawan terkena kanker kulit. Untuk itu, gunakan spf 30 setiap pagi sehabis mandi. Sementara jika banyak beraktivitas di luar ruangan, gunakan spf 45.
4. Untuk perawatan kulit di malam hari, gunakan lotion yang memiliki kandungan retinol.
Apabila kulit menjadi kemerahan, baurkan pelembab terlebih dahulu dan aplikasikan saat kulit dalam keadaan kering.
5. Bila Anda membutuhkan serum, pilih formula hyaluronic acid (HA).
Untuk mengurangi garis halus dan menjaga kulit tetap kencang, retinol menjadi kandungan yang ampuh. Sedangkan Untuk menyamarkan bintik hitam, coba serum dengan kandungan kedelai (soy).
6. Pori-pori besar muncul disebabkan karena tersumbatnya kulit mati serta minyak.
Cara yang paling cepat untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan pembersih yang mengandung 5 dan 1 persen salicylic acid.
7. Jika kulit wajah Anda berminyak, gunakan beberapa produk berikut:
- Pelembab dengan spf. Spf menjadi kunci karena sinar matahari dapat menstimulasi produksi minyak.
- Foundation bubuk untuk membantu menyempurnakan riasan. Bila Anda terbiasa menggunakan liquid foundation, taburkan sedikit bedak pada permukaan kulit.
- Kertas minyak. Gunakan kertas dari plastik yang dapat menyerap minyakdan dapat digunakan tanpa merusak riasan.
9. Pastikan Anda memilih concealer yang mudah membaur.
Pilih warna yang sesuai dengan kulit wajah Anda. Karena Warna yang lebih terang akan mengundang perhatian di sekitar mata.
10. Bintik-bintik hitam relatif muncul seiring bertambahnya usia.
Untuk menyamarkannya jika:
- kondisi masalah ringan: gunakan krim dengan kandungan retinol yang tinggi.
- kondisi masalah serius: konsultasikan dengan dokter ahli kulit untuk mendapatkan krim
yang tepat.
Seiring dengan pertambahan usia manusia, kondisi kulit manusia juga mengalami penuaan yang mengakibatkan kekencangan kulit berkurang. Namun semua bisa diatasi dengan Merawat Kulit secara teratur agar tetap kencang dan sehat.(#pesona).
Senin, 09 Desember 2013
Langkah Awal Memulai Usaha Agar Tidak Gagal
Langkah Awal Memulai Usaha. Belum banyak dari orang Indonesia yang menjadikan bisnis sebagai tujuan hidup yang utamanya. Hal ini terlihat dari prosentase jumlah pengusaha yang masih sangat sedikit. Kebanyakan bepikiran untuk meneruskan sekolah sampai tinggi, biar mudah cari kerja, kemudian berharap dapat gaji yang tinggi.
Namun kenyataan sering jauh dari harapan. Kerjaan yang didambakan tidak kunjung diperoleh. Sudah kerjapun, tidak cocok antara pendidikan, kerjaan, dan penghasilan (gaji). Baru kemudian terpikir, kayaknya enak juga kalau punya usaha, asyik juga kalau bisa mulai buka usaha dan bisnisnya maju.
Namun kadang keinginan untuk mulai usaha menjadi maju-mundur. Kadang keinginan begitu kuatnya, tapi kalau membayangkan hambatannya sering menjadi surut. Agar bisa mudah melakukan transformasi dari karyawan menjadi pengusaha setidaknya perlu dipertimbangkan 6 (enam) langkah berikut ini:
1. Persiapan Mental / Mind Set
Ini merupakan langkah fundamental dan menjadi pondasi bagi keberhasilan anda dalam memulai usaha dan menjalani bisnis. Pola pikir sebagai karyawan yang mengandalkan keamanan dan kenyamanan kerja serta jaminan gaji mesti diubah. Para motivator dan pengusaha sudah sering mengingatkan kita untuk memiliki mind set yang baik seperti:
- Jangan takut gagal, gagal atau rugi itu biasa. Memang sepertinya menakutkan kalau baru buka usaha terus merugi. Yang mesti dijalani hanyalah “bangkit lagi setiap kali gagal” berapa kalipun gagalnya kalau bangkit sekali lagi pasti akan menemukan untung, sukses, dan keberhasilan.
Dalam bisnis gagal atau rugi itu biasa. Bob Sadino sendiri kalau ditanya dalam bisnis yang dicari apa? Jawabannya adalah mencari rugi! Karena katanya kalau mencari untung justru bonusnya rugi, kalau mencari rugi, hadiahnya adalah keuntungan.
Saya sendiri sering mengingatkan pada diri sendiri bahwa uang atau modal yang kita keluarkan untuk bisnis, kalaupun bisnisnya merugi dan gagal, anggap saja sebagai ongkos belajar. Uang yang sudah kita habiskan tidak sia-sia, kita sudah mendapat ilmu berbisnis yang tidak mungkin di dapat di bangku kuliah. Kalau sudah sekali buka usaha, meskipun rugi maka nantinya akan lebih mudah lagi untuk memulai usaha yang baru.
- Cintai prosesnya. Bisnis jangan hanya difokuskan untuk mencari uang dan mencari untung. Kalau fokus hanya pada uang akan banyak kecewa. Bisnis bukan seperti orang gajian, yang kerja bagus nggak bagus, gaji pasti diperoleh di ujung bulan.
Bisnis seperti roller coaster, naik turun, tidak menentu, makanya harus bisa menikmati irama bisnis. Kalau sedang untung haruslah bersyukur dan bersiap untuk investasi berikutnya, kalau sedang rugi banyak-banyak belajar dan bersiap untuk proses berikutnya, serta selalu yakin nanti akan ada waktunya dapat untung.
Kalau para pengusaha properti sering bilang “cintailah transaksinya, jangan cintai propertinya”. Sebagus apapun propertinya, jangan cintai fisik bangunannya. Tapi cintai proses bisnisnya. Demikian juga dalam bisnis apapun, selalu ada tahap-tahap yang harus dilalui sebelum ada deal dan ada profit. Masing-masing proses saling terkait, kalau kita tidak cinta dengan prosesnya, akan membuat tidak semangat dan profit akan mudah menjauh.
- Terus belajar. Apapun bisnis yang kita masuki, pasti akan selalu ada perubahan-perubahan. Perubahan tidak mungkin dihadapi dengan ilmu yang segitu-segitu saja. Kita harus terus belajar hal-hal baru untuk menyongsong perubahan tersebut.
Belajar tidak harus dari bangku sekolah / kuliah. Belajar bisa dengan silaturahim dengan pengusaha yang lain; bisa juga belajar lewat seminar, workshop, atau bisa juga dengan bantuan mentor; bisa dengan baca buku, majalah, internet, dll.
Saat belajar hal-hal baru, bukan tidak mungkin kita akan menemukan peluang-peluang baru dan potensi bisnis baru yang mungkin akan membawa kesuksesan bagi kita.
- Cepat dalam melakukan eksekusi, tapi tidak buru-buru; Dalam bisnis diperlukan kecepatan dalam mengeksekusi keputusan. Tapi berbeda dengan buru-buru, kalau buru-buru cenderung tanpa banyak perhitungan. Berbisnis dengan buru-buru sama saja bunuh diri. Sebagai pebisnis harus mampu cepat mengumpulkan informasi sebagai bahan pengambilan keputusan, jika sudah terbiasa dan terlatih maka akan seperti insting saja.
Saat mendapat tawaran atau peluang usaha, kita mesti cepat mengumpulkan informasi, melakukan kalkulasi, dan cepat mengambil keputusan, ini peluang bisnis yang bagus atau tidak, patut diambil atau tidak. Kalau patut diteruskan segera eksekusi, jangan berlama-lama. Karena kalau terlalu lama dan terlalu banyak pertimbangan, peluang akan lari ke orang lain.
- Gigih / pantang menyerah; Ini sudah pasti mental yang harus dimiliki oleh pengusaha. Seperti di tulis di atas, kita hanya perlu bangkit sekali lagi dari setiap kegagalan.
- Yakin pasti sukses; Kita perlu memupuk keyakinan untuk sukses setiap hari. Buatlah dream book, atau buku impian yang berisi tujuan-tujuan hidup kita yang akan dicapai. Buatlah affirmasi yang menggairahkan untuk terus maju. Baca buku impian setiap hari dan lafalkan affirmasi setiap hari untuk membuat kita terus yakin akan sukses.
- Fokus; Fokus itu seperti sinar laser yang tajam. Kalau sinar laser tidak fokus dan berpencar maka tidak akan tajam lagi sinarnya.
Dalam memasuki dunia bisnis, sering banyak godaan saat melihat orang lain sukses. Kala melihat orang sukses bisnis laundry kiloan, maka berbondong-bondong orang lari ke laundry kiloan. Saat booming bisnis pulsa, semua lari ke bisnis pulsa.
Kalau kita sudah firm dan yakin dengan bisnis yang dimasuki, maka teruslah berada di bisnis tersebut sampai benar-benar tuntas. Kalaupun gagal, gagalnya sudah tuntas, he..he..he.. Usahakan bisnis yang kita geluti menjadi brand image untuk diri kita.
2. Pilih bidang usaha yang diminati.
Agar bisnis bisa awet, kita senang menjalaninya, dan tetep merasa untung meski sedang merugi, upayakan kita masuk ke bisnis yang memang sesuai dengan minat dan kesukaan kita. Kita akan merasa sedang bermain-main saja. Keuntungan atau profit menjadi nomor sekian, dan akan dirasakan seperti bonus saja.
Kalau merasa tidak ada bisnis yang bisa dijalani yang sesuai minat kita, ya cari saja bisnsi yang bisa segera dijalankan. Mulai saja dari yang mudah dan sederhana. Untuk bisnis busana atau garment, mulai saja dengan belanja di pusat grosir, lalau tawarkan ke orang-orang sekitar kita. Atau kalau sudah siap modal, mulai saja dari mencari toko yang disewakan.
Kalau bisnis yang dipilih ternyata tidak sesuai minat: kembali ke saran di atas cintailah sistemnya, cintailah transaksinya, cintai profitnya, cintai prosesnya.
3. Perluas jaringan
Kalau sudah bisa buka usaha, mulailah perluas pergaulan untuk memperluas jaringan kita. Perluas jaringan tidak hanya pada pihak-pihak yang bersinggungan dengan bisnis kita. Bergaullah seluas-luasnya untuk menambah jaringan, menambah pengetahuan, menambah kerjasama, dan siapa tahu akan ketemu dengan peluang-peluang baru.
Langkah awalnya mungkin sering-sering melakukan kerja sama dengan pihak lain. Misalnya melakukan konsinyasi, kerjasama membuat produk baru, kerjasama promosi bersama, kerjasama saling melengkapi kebutuhan dan lain-lain.
Perbanyak silaturahim, karena silaturahim akan mendatangkan banyak rejeki. Silaturahim tidak hanya dengan kaum pengusaha. Bisa juga ikut bergabung dengan asosiasi, komunitas, group, dan forum pengusaha. Untuk menambah teman, jaringan, dan wawasan.
4. Pilih keunikan produk / jasa
Salah satu kunci sukses dalam memulai bisnis baru dan membuka usaha adalah kemampuan kita dalam memberikan nilai tambah bagi konsumen. Nilai tambah akan kita berikan lewat produk atau jasa yang kita tawarkan. Kalau produk / jasa kita bagus dan unik maka akan mudah memberikan lebih banyak lagi nilai tambah, yang artinya profit semakin banyak (potensinya).
Pertama mungkin kita perlu melakukan riset atau survei mengenai apa maunya konsumen. Kalau dalam bisnis online, sudah banyak tools yang bisa membantu kita mengidentifikasi apa maunya konsumen. Misalnya google keyword tools atau google trends untuk mencari tahu apa saja sich yang banyak dicari konsuen.
Kalau kita menjadi distributor atau reseller pilih juga produk-produk yang sudah di endors oleh pakar, artis, atau orang ternama. Misalnya untuk produk pasutri pilihlah yang sudah diendors oleh pakar kesehatan reproduksi seperti produknya Abe. Kalau produk garment pilihlah brand yang sudah lekat dengan artis ternama.
5. Jaga nama baik, kredibilitas, dan kepercayaan pihak lain
Nama baik, kredibilitas, dan kepercayaan merupakan modal yang paling mahal dalam berbisnis. Sekali tercoreng nama baik kita, akan sulit untuk mengembalikan kepercayaan. Dengan kredibilitas yang baik, akan gampang kita mendapat kemudahan dalam berbisnis. Misalnya dalam penundaan pembayaran, peminjaman modal atau barang, serta kemudahan transaksi lainnya.
Untuk itu perlunya kita memegang teguh etika bisnis. Jadikan bisnis sebagai way of life, bukan untuk sekadar mencari keuntungan yang menabrak norma-norma kehidupan kita.
Bagi konsumen kita sendiri, nama baik kita jadi pertaruhan, mereka akan nyaman belanja dan berbisnis dengan kita yang memiliki nama baik. Untuk itu fokuslah selalu pada memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen kita.
6. Segera dimulai
Nah ini, langkah keenam merupakan langkah yang teramat-sangat penting. Percuma mind set, percuma ada produk bagus, percuma kita kredibel, kalau bisnisnya nggak pernah dimulai. Mulailah dari yang paling mudah dijalankan dulu, nggak perlu nunggu semua kondisi dalam keadaan ideal untuk memulai bisnis baru. Mulailah dari nilai modal yang siap kita investasikan atau mulai dari membuka usaha dengan modal kecil dulu. Dan mulailah dari saat ini juga.
Yang terakhir, jika usaha sudah dijalankan, bisnis sudah berkembang, perlu ditambah satu langkah lagi yaitu rajin-rajinlah melakukan evaluasi. Yang penting juga evaluasi lagi passion dan minat kita. Jika usaha saat ini belum sesuai minat, cobalah untuk membuka usaha baru yang cocok dengan minat. Atau tetap pada bisnis saat ini tapi geser kegiatn kita ke hal-hal yang disukai, misal kita fokus ke marketing, maka bidang lain seperti produksi, akunting, dan lainnya kita serahkan pada orang kepercayaan kita.
Semoga artikel Langkah Awal Memulai Usaha ini bermanfaat bagi anda yang sudah ingin segera memulai usaha baru.
Langganan:
Postingan (Atom)